Header Ads Widget

Header Ads

Ticker

6/recent/ticker-posts

JADESTA Pekanbaru Mulai Bergerak, Komunitas Jadi Kunci Destinasi Wisata Kota

 

Dangdutinaja.com | PEKANBARU – Jaringan Desa Wisata (JADESTA) Kota Pekanbaru menggelar konsolidasi organisasi perdana pascapenerbitan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, Kamis (15/1/2026). Kegiatan berlangsung di Saung Merah Putih, Jalan Sri Kurnia RT 01 RW 05, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat, mulai pukul 11.00 WIB.

Konsolidasi ini menjadi langkah awal JADESTA Kota Pekanbaru dalam menyatukan visi dan strategi pengembangan pariwisata daerah, khususnya pariwisata berbasis komunitas. Wakil Ketua JADESTA Kota Pekanbaru, Awaldi Hasibuan, menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan konsolidasi pertama sejak kepengurusan resmi dikukuhkan.

Wakil Ketua JADESTA Kota Pekanbaru, Awaldi Hasibuan 

“Ini pertemuan perdana JADESTA setelah diterbitkannya SK. Kita semua memahami bahwa perkembangan pariwisata Pekanbaru tidak bisa disamakan dengan daerah lain seperti Nusa Tenggara Timur, Tanjung Pinang, atau Sumatera Barat yang memiliki bentang alam unggulan,” ujarnya.

Menurut Awaldi, keterbatasan potensi alam bukan menjadi alasan untuk stagnasi. Sebaliknya, kondisi tersebut menuntut kerja keras, kreativitas, dan kolaborasi lintas komunitas dalam menciptakan destinasi wisata yang memiliki daya tarik.

“Kita memang tidak memiliki bentang alam yang terbentang luas. Artinya, kita harus menciptakan destinasi. Tanpa kerja keras, kita tidak akan punya destinasi yang kuat. Karena itu, pariwisata berbasis sentuhan komunitas dan kolaborasi menjadi kunci,” tegasnya.

Awaldi menambahkan, konsolidasi ini menjadi ruang awal untuk menggodok gagasan, ide, dan konsep destinasi wisata yang relevan dengan karakter Kota Pekanbaru dan kebutuhan wisatawan.

Ketua JADESTA Kota Pekanbaru, Desman, ST.

Sementara itu, Ketua JADESTA Kota Pekanbaru, Desman, ST, menekankan pentingnya membangun pariwisata dengan semangat pelayanan, kreativitas, dan inovasi. Menurutnya, memahami kebutuhan dan keinginan wisatawan menjadi fondasi utama dalam merancang destinasi wisata.

“Kita harus memiliki jiwa pelayanan, kreativitas, dan inovasi. Ketika membangun destinasi wisata, kita harus tahu apa yang diinginkan orang. Semua orang harus bisa masuk dan menikmati, sehingga konsep desa atau kampung wisata benar-benar inklusif,” ujarnya.

Desman mengungkapkan bahwa saat ini Kota Pekanbaru telah memiliki empat kampung wisata, yakni Kelurahan Agrowisata, Kampung Bandar, Kelurahan Okura, dan Kelurahan Limbungan. Keberadaan kampung wisata tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan identitas pariwisata kota.

“Kita sepakat untuk bersama-sama mewujudkan dan mengembangkan kampung wisata ini. Kunci keberhasilan pariwisata salah satunya adalah promosi yang konsisten dan tepat sasaran,” tambahnya.

Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Nurbaiti

Dukungan pemerintah daerah disampaikan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Nurbaiti, Ia menyampaikan apresiasi atas terbentuknya JADESTA Kota Pekanbaru dan menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung pengembangan desa dan kampung wisata.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan sangat mendukung apa yang dibutuhkan JADESTA. Silakan sampaikan kepada kami. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan lokal, pariwisata juga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

SD IT Luhuring Budi di Kampung Bebas Asap Rokok Agrowisata 

Usai kegiatan konsolidasi, seluruh peserta melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Bebas Asap Rokok yang berada di RT 05 RW 05 serta Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) di RT 04 RW 05 Kelurahan Agrowisata. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat langsung potensi lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis lingkungan dan edukasi.

UPST Kelurahan Agrowisata 

Turut hadir pada acara, Lurah Agrowisata, Zulken, SP., seluruh RT RW se-Kelurahan Agrowisata, Tokoh Masyarakat dan Agama.

Konsolidasi JADESTA Kota Pekanbaru ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam membangun pariwisata kota yang kreatif, berkelanjutan, dan berbasis kekuatan masyarakat lokal.

Posting Komentar

0 Komentar